Ketika para ilmuwan meneliti gurita, mereka menemukan sesuatu yang luar biasa:
pembuluh darahnya sangat elastis, mampu meregang seperti karet, menyesuaikan diri dengan tekanan laut dalam. Bahkan gurita punya tiga jantung, sebuah desain biologis yang tak pernah terbayang oleh akal manusia.
Jika hewan laut saja diberi “bekal” luar biasa untuk bertahan hidup, apalagi manusia. Allah ciptakan kita dengan akal, kesadaran, dan hati. Meski pembuluh darah manusia tidak sekuat gurita, Allah beri kemampuan untuk belajar, meneliti, dan menemukan solusi atas kelemahan tubuh kita.
📌 Di sinilah letak hikmahnya:
- Allah menunjukkan kebesaran-Nya melalui ciptaan-Nya.
- Manusia dituntun agar merenung, belajar, lalu menjaga amanah tubuh yang diberikan.
- Kesehatan bukan hanya soal fisik, tapi juga tanda syukur atas nikmat kehidupan.
Jadi ketika kita berjuang menjaga elastisitas pembuluh darah—dengan makanan sehat, tidur teratur, menjauhi yang merusak—sebenarnya kita sedang melaksanakan ibadah kecil: menjaga amanah Allah.
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman)